logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Pergeseran Persaingan Ramyun: Takhta Shin Ramyun vs Kebangkitan Cepat Buldak
Creatrip Team
2 months ago
news feed thumbnail
Pertarungan mi instan Korea Selatan telah bergeser dari pangsa pasar domestik ke kapasitas produksi global. Nongshim tetap dominan di dalam negeri dengan merek-merek lama seperti Shin Ramyun, tetapi pertumbuhannya stabil dan profitabilitas tertekan oleh biaya yang lebih tinggi serta investasi dalam ekspansi luar negeri (Amerika Utara, China, Eropa). Samyang Food, didorong oleh merek viral 'Buldak' (ayam pedas), berubah menjadi perusahaan yang berorientasi ekspor: pertumbuhan pendapatan dan laba yang cepat, pangsa penjualan luar negeri mendekati 80%, dan harga jual rata-rata lebih tinggi dari SKU premium. Persaingan kini berpusat pada siapa yang bisa meningkatkan pasokan paling cepat—Samyang agresif memperluas pabrik (mis. Pabrik Milyang 2) dan membangun pabrik di China untuk menghindari kehabisan stok berulang di luar negeri, sementara Nongshim mengejar ekspansi regional yang lebih hati-hati dan berbasis portofolio. Pengamat industri mengatakan kekuatan merek domestik Nongshim tahan lama, tetapi secara global permainan menguntungkan merek yang meledak di luar negeri terlebih dahulu dan kemudian mengamankan produksi untuk mempertahankan pertumbuhan.
Suka informasinya?

LoadingIcon