logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Sisa makanan di dalam microwave dapat menyebabkan keracunan makanan — Tips pemanasan ulang yang aman untuk musim dingin
Creatrip Team
2 months ago
news feed thumbnail
Jangan menganggap sisa makanan aman di musim dingin. Para ahli keamanan pangan memperingatkan bahwa waktu dan suhu penyimpanan sangat penting: makanan yang dimasak dibiarkan pada suhu kamar dapat memungkinkan pertumbuhan bakteri yang cepat, terutama pada makanan bertepung seperti nasi dan kentang di mana Bacillus cereus (bakteri penyebab keracunan makanan) dapat bertahan meskipun dipanaskan kembali. Dinginkan makanan yang dimasak dalam 2 jam (di bawah 5°C), makan sisa makanan yang disimpan di kulkas dalam 1–2 hari atau bekukan untuk penyimpanan lebih lama. Hindari memanaskan ulang makanan yang sama berkali-kali karena pendinginan dan pemanasan berulang dapat memungkinkan bakteri yang tersisa berkembang biak dan dapat mengubah beberapa pati, menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Berhati-hatilah dengan daging: pemanasan ulang menggunakan microwave dapat membuat lemak kering dan teroksidasi, merusak tekstur dan rasa, dan pencairan dengan microwave dapat menciptakan bagian hangat yang mendorong pertumbuhan bakteri seperti E. coli. Panaskan kembali sampai matang merata sehingga bagian tengah mencapai setidaknya 60°C, aduk atau balik makanan saat menggunakan microwave untuk pemanasan yang merata, dan periksa sisa makanan sebelum dipanaskan ulang untuk mengurangi risiko penyakit bawaan makanan.
Suka informasinya?

LoadingIcon