Korea Mendekati 20 Juta Pengunjung — Perlu Peralihan dari Kuantitas ke Kualitas
Creatrip Team
2 months ago
Korea Selatan diperkirakan akan menyambut sekitar 20,36 juta wisatawan asing tahun ini, rekor tertinggi, namun para ahli memperingatkan bahwa pertumbuhan angka semata tidak akan menjamin keberhasilan pariwisata. Meskipun kedatangan meningkat, neraca pariwisata Korea mengalami defisit terus-menerus sejak 2001 karena wisatawan Korea yang berkunjung ke luar negeri dan pengeluaran per pengunjung yang rendah membuat sektor ini tidak menguntungkan. Pasar sumber utama—Cina, Jepang, Taiwan, dan AS—menunjukkan penurunan dalam rata-rata lama tinggal dan pengeluaran; misalnya, rata-rata lama tinggal pengunjung China turun dari 8,5 menjadi 6,8 hari dan pengeluaran per orang turun dari $2,324 menjadi $1,859. Jepang telah beralih ke strategi bernilai tinggi (menargetkan wisatawan dengan pengeluaran besar), yang mungkin perlu ditiru oleh Korea. Para akademisi mendesak pengelolaan pariwisata dengan metrik kualitatif—lama tinggal lebih lama, pengeluaran lebih tinggi, kepuasan dan kunjungan ulang—dan mengembangkan segmen bernilai tinggi seperti medis, pendidikan, MICE (pertemuan, insentif, konferensi, pameran), dan akomodasi premium untuk mengubah pariwisata menjadi industri ekspor. Tonggak 20 juta kedatangan penting, tetapi ujian sebenarnya adalah apakah Korea dapat meningkatkan nilai per pengunjung daripada hanya jumlah kepala.