Enam Tempat Makan Klasik di Gyeonggi yang Direkomendasikan oleh Badan Pariwisata Provinsi
Creatrip Team
2 months ago
Organisasi Pariwisata Gyeonggi menyoroti enam 'nopo' (usaha keluarga lama) di Provinsi Gyeonggi yang mempertahankan resep dan suasana berumur panjang. Di Gimpo, 'Chef Boulangerie' (쉐프 부랑제) menawarkan sekitar 100 roti buatan tangan, termasuk bun kacang merah nasi dan 'Alligator' isi pecan, kini dijalankan bersama putra pemilik. Di Pasar Jidong Suwon, 'Honam Sundae' buka jam 4 pagi, menyajikan sundae-gukbap (sup sosis darah) kaya rasa yang dibuat dari kaldu tulang babi. Di Paju, 'Deokseongwon' adalah restoran China yang didirikan pada 1954 yang menggunakan sayuran segar dan tanpa seafood beku; kini berada di generasi keempat. 'Ijo Kalguksu' di Ansan menyajikan kalguksu (sup mi) buatan tangan tiga warna dengan kaldu seafood dan nasi gandum sebagai pembuka; resep kimchinya diwariskan melalui tiga generasi. 'Sakak Haneul' di Yangpyeong adalah hanok (rumah tradisional Korea) yang tenang yang menawarkan pengalaman sukiyaki dan upacara teh (matcha) di ruang yang dirancang oleh seorang arsitek Jepang. Terakhir, 'Jangheung Hoegwan' di Icheon—beroperasi sejak 1982—dikenal dengan nakgop-jeongol (hotpot gurita dan babat) dan variasi populer dengan brisket sapi. Setiap tempat menekankan bahan segar, kesinambungan keluarga, dan cita rasa menghibur yang datang seiring waktu.