Seni Korea Menjadi Sorotan Global dengan Proyek Paik Nam‑June dan Beberapa Biennale
Creatrip Team
2 months ago
Lembaga seni Korea memanfaatkan minat global terhadap K-culture dengan menyelenggarakan pameran dan festival besar pada 2026. Paik Nam‑June Center di Yongin memperingati ulang tahun ke-20 perintis media-art Paik Nam‑June dengan restorasi dan reaktivasi patung robotnya dari 1960-an “K456,” pertunjukan opera robotik, festival media‑art, simposium, dan pameran peringatan (Paik Nam‑June Media Art Festival). Tiga biennale utama—paviliun nasional Korea di Biennale Venesia (Mei–Nov), Gwangju Biennale (Sept–Nov) dan Busan Biennale (Sept–Nov)—akan menampilkan program ambisius yang mengeksplorasi seni kontemporer Korea, tema pascakolonial dan memori sosial. Museum-museum besar juga memperluas konektivitas internasional: cabang Pompidou Seoul akan dibuka pada Mei di 63 Building, ruang pertunjukan/seni digital baru (Seoseoul Museum) akan diluncurkan akhir tahun, dan Busan Museum of Art dibuka kembali dengan galeri besar yang fleksibel. Perubahan kepemimpinan museum nasional dan kota setelah pemilihan lokal Juni dapat memengaruhi pemrograman dan tata kelola. Museum publik dan swasta besar berencana pameran yang menonjolkan perspektif gender dan minoritas, kolaborasi global dan karya media/digital—termasuk retrospektif seperti debut Asia Damien Hirst dan pameran tematik tentang seni konseptual dan tema pembusukan. (K-culture: ekspor populer dan budaya kontemporer Korea)