Korea Selatan akan menggunakan AI untuk menemukan bahan bio tersembunyi dan memperkuat keamanan pangan/obat
Creatrip Team
2 months ago
Pemerintah menyetujui dua rencana 5 tahun (2026–2030) untuk menerapkan AI di seluruh sumber daya penelitian biologi dan ilmu regulasi pangan/obat. Rencana Nasional Ke-4 untuk Sumber Daya Penelitian Kehidupan beralih dari ‘akuisisi/manajemen’ ke ‘berbagi/pemanfaatan’ dengan mendorong penemuan bahan bio tersembunyi berbasis AI, mengembangkan bahan baru, dan memperkuat platform integrasi data bio nasional (K-BDS) untuk mengumpulkan lebih dari 7 juta catatan pada 2030. Rencana ini mewajibkan rencana pengelolaan data, memperluas pusat kualitas, membangun komputasi berkinerja tinggi untuk data sensitif yang berasal dari manusia, dan mendorong kolaborasi publik–swasta (yang diusulkan: Komite Inovasi Bio Nasional) untuk mendukung industri bahan bio regional dan sumber domestik. Rencana Inovasi Ilmu Regulasi Pangan dan Obat pertama akan menggunakan AI dan big data untuk memprediksi dan memblokir risiko keselamatan, menyederhanakan persetujuan produk medis dengan sistem tinjauan berbantuan AI, meningkatkan manufaktur domestik produk medis penting, dan menyediakan standar evaluasi proaktif untuk mempercepat masuknya produk inovatif ke pasar. Kedua rencana menekankan reformasi hukum dan kelembagaan, pelatihan tenaga kerja, dan kerja sama internasional untuk meningkatkan daya saing Korea di bidang ilmu bio dan ilmu regulasi.