Pasar Wiski Korea Terpecah: Grant's yang Lebih Murah Memimpin Penjualan Sementara Balvenie Memimpin Pendapatan
Creatrip Team
3 months ago
Pasar wiski Korea telah terpolarisasi menjadi botol harian berharga rendah untuk minum sering dan single malt kelas atas untuk hadiah atau pembelian acara khusus. Terlaris berdasarkan volume adalah Grant’s Triple Wood (blended Scotch yang disimpan dalam tiga jenis tong), dihargai karena rasa halus dan nilai kuat sekitar 20.000 won per liter—ideal untuk highball. Sebagian besar penjual teratas berdasarkan unit serupa terjangkau dan bernilai tinggi, seperti Suntory Kaku‑bin, Monkey Shoulder, Jameson, dan Glenfiddich 12. Berdasarkan pendapatan, spirit premium dan usia tua mendominasi: The Balvenie 12‑year DoubleWood memimpin penjualan setelah kekurangan pasokan mereda, diikuti oleh Johnnie Walker Blue Label, The Macallan 18 Sherry Cask, Hibiki Harmony, dan Ballantine’s 21. Tren ini menunjukkan konsumen mundur dari pilihan eksperimental (malt Islay yang berasap, Speyside ber‑sherry‑cask yang berani, atau bourbon Amerika yang manis) kembali ke merek arus utama yang sudah dikenal di tengah ketidakpastian ekonomi. Prospek pasar untuk 2026 memperkirakan penguatan lebih lanjut struktur dua tingkat ini: wiski murah yang berorientasi highball menangkap permintaan harian, dan merek premium yang teruji mempertahankan pembeli untuk acara khusus, sementara produk kelas menengah (50.000–100.000 won) melemah.