Now In Korea
[SS Report] Pengetatan Tarif Korean Air: Pencarian Cerdas atau Distorsi Pasar?Creatrip Team
2 months ago
Korean Air telah memberi sanksi kepada agen perjalanan karena menggunakan teknik pemesanan yang memanfaatkan perbedaan tarif pada rute multi-etape, menyebut praktik tersebut sebagai penyalahgunaan sistem reservasi profesional. Agen mengatakan mereka hanya menggunakan alat GDS (Global Distribution System) untuk menemukan harga yang lebih rendah dan berpendapat denda pasca tindakan — sekitar 850.000 won per tiket — secara tidak adil menghukum staf. Konflik berpusat pada pelanggaran O&D (origin & destination) dan POC ketika agen menerbitkan tiket yang menunjukkan asal luar negeri untuk mendapatkan tarif lebih murah sementara penumpang hanya naik pada segmen berikutnya. Korean Air mengatakan langkah-langkah tersebut melindungi pelanggan tarif reguler dari diskriminasi; agen memperingatkan denda berat dan ancaman pemutusan kontrak menciptakan kekacauan di tempat kerja. Perselisihan ini penting di luar masalah tarif: dengan penggabungan Korean Air dan Asiana yang akan datang, regulator (termasuk Komisi Perdagangan Adil Korea, DOJ AS dan otoritas persaingan UE) akan mengamati apakah penegakan maskapai terlihat seperti penyalahgunaan kekuatan pasar yang dapat mengurangi kesejahteraan konsumen. Korean Air mengatakan akan menggunakan pemantauan bertahap dan dialog dengan agen, tetapi episode ini merupakan ujian bagaimana “mega carrier” gabungan akan menyeimbangkan manajemen pendapatan dan kekhawatiran persaingan.
Suka informasinya?