logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Pastor Kim Gi-seok tentang Paradoks Iman: Beban Lebih Ringan Ketika Kita Berbagi Beban Orang Lain
Creatrip Team
2 months ago
news feed thumbnail
Kim Gi-seok, 69, pensiunan pendeta senior Gereja Cheongpa, merenungkan makna Natal dan pengabdian seumur hidup dalam sebuah wawancara di ruang kerjanya di Gwacheon. Dipengaruhi oleh umat Kristiani yang rendah hati dan murah hati yang ditemuinya saat muda, Kim mengejar pelayanan dan menghabiskan 43 tahun di Cheongpa, menekankan khotbah yang memadukan kitab suci dengan pengetahuan humanistik yang luas. Ia menghargai komunikasi iman dalam bahasa universal, yang dipelajarinya saat bertugas sebagai kapelan sekolah, dan mulai memberikan ceramah populer di YouTube selama pandemi yang menghibur anak muda dengan mengakui keraguan alih-alih menawarkan kepastian dogmatis. Kim berpendapat bahwa doa bukan sekadar meminta Tuhan memenuhi keinginan tetapi menyelaraskan hati kita dengan Tuhan; kehidupan Kristen sejati adalah menapaki jalan sulit Yesus yang penuh belas kasih. Ia mengatakan iman sering tampak seperti kehilangan ketika kita memberi waktu dan bantuan kepada orang lain, namun secara paradoks membagikan beban orang lain membuat beban kita sendiri menjadi lebih ringan — sebuah misteri rohani yang ia dorong orang untuk praktikkan, terutama pada Natal, untuk melihat setiap orang sebagai berharga di luar perpecahan politik atau sosial.
Suka informasinya?

LoadingIcon