Mengapa Beberapa Orang Korea Melewatkan Bubur Kacang Merah pada Titik Balik Musim Dingin Ini
Creatrip Team
3 months ago
Di Korea, titik balik musim dingin (Dongji) sering dikaitkan dengan makan bubur kacang merah (patjuk), tetapi ketika Dongji jatuh pada awal bulan lunar November—disebut ‘aedongji’ (애동지, secara harfiah 'Dongji anak')—komunitas tradisional umumnya menghindari patjuk dan membuat kue beras kukus kacang merah (pat-sirutteok) sebagai gantinya. Survei sejarah menunjukkan sekitar 61% wilayah menjalankan kebiasaan ‘tidak makan patjuk’ selama aedongji. Para ahli menjelaskan hal ini berdasarkan asosiasi budaya: patjuk dikaitkan dengan berkabung dan kematian, sehingga memberikannya pada hari yang dinamai untuk anak-anak (‘ae’ berarti anak) berisiko mentransfer nasib buruk kepada anak-anak. Membuat dan mempersembahkan pat-sirutteok mempertahankan esensi ritual—menghormati dewa rumah tangga dan leluhur serta mendoakan kesehatan keluarga—sambil melindungi anak-anak. Saat ini, membeli atau membuat pat-sirutteok pada aedongji dapat menghidupkan kembali kebiasaan musiman yang mulai pudar dan menyampaikan doa untuk keselamatan anak-anak serta kesejahteraan keluarga.