'Mencintai kopi tetapi tidak kafein': Penjualan kopi tanpa kafein meningkat 50% di Korea
Creatrip Team
3 months ago
Penjualan kopi tanpa kafein di Korea Selatan melonjak tajam karena konsumen memprioritaskan kesehatan, kualitas tidur, dan pilihan gaya hidup. Pelacak pasar Embrain menemukan pembelian kopi tanpa kafein di 11 jaringan kedai kopi besar mencapai sekitar 292,6 miliar won selama setahun terakhir (naik 55,2% secara tahunan). Jaringan premium seperti Starbucks dan Twosome Place mencatat pertumbuhan kuat, tetapi merek berbiaya rendah mencatat peningkatan yang lebih cepat, didorong oleh hambatan harga yang lebih rendah yang membuat kopi tanpa kafein lebih terjangkau. Survei menunjukkan banyak konsumen menghargai kopi tanpa kafein karena mempertahankan cita rasa kopi sekaligus mengurangi kafein; beberapa melihatnya sebagai pembelian tanpa stres yang berfokus pada nilai (ROI psikologis). Mulai Maret tahun depan, aturan pelabelan yang lebih ketat akan mengharuskan biji dengan sisa kafein 0,1% atau kurang diberi label “decaffein(ated)” (디카페인), mendorong pasar menuju persaingan kualitas, keterlacakan, dan teknologi pengolahan antar merek.