[Trend] Mengapa Hidangan Penutup 'Dubai' Ada Di Mana-mana di Korea
Creatrip Team
3 months ago
Geger makanan penutup baru di Korea Selatan menempelkan nama 'Dubai' pada banyak kue manis—kue kering, roti, butter bars, macarons, tteok (kue beras Korea), muffin dan bahkan 'gimbap' novelty—menyebabkan antrean panjang dan cepat habis meski harganya tinggi. Produk-produk ini bukan diimpor dari Dubai tetapi reinterpretasi Korea dari kombinasi cokelat 'Dubai' populer (pasta pistachio dan kadaif) yang viral tahun lalu. Kafe dan toko serba ada melaporkan permintaan kuat, dengan beberapa item dibatasi per pelanggan; media sosial (Instagram reels, YouTube shorts) memicu pembelian impulsif, terutama di kalangan remaja. Para pengkritik memperingatkan pengeluaran berlebihan, kekhawatiran kesehatan terkait makanan manis, dan tekanan pada pemilik toko yang harus mengikuti tren serta menghadapi naiknya biaya bahan (banyak yang diimpor), sementara para ahli mengatakan adaptasi lokal dan terusnya berbagi di media sosial menentukan seberapa lama tren semacam ini bertahan.