logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Dari Turtleneck hingga Coat: Kerah Tinggi Mendominasi Koleksi Musim Gugur/Musim Dingin
Creatrip Team
3 months ago
news feed thumbnail
Tren fesyen musim gugur/dingin ini menyoroti siluet leher tinggi pada rajutan, jaket, dan mantel. Rumah mode besar seperti Saint Laurent, Louis Vuitton, dan Victoria Beckham menaikkan kerah hingga garis rahang, memilih garis bersih dan siluet kuat daripada hiasan. Secara historis diasosiasikan dengan otoritas dan kesopanan—dari ruff era Elizabeth I hingga gaun leher tinggi era Victoria—leher tinggi telah berevolusi menjadi ‘baju zirah’ modern yang menyampaikan perlindungan diri dan keteguhan batin. Para desainer mengeksplorasi variasi: panel berlapis, konstruksi hibrida coat-down (mis. sacai), kerah skulptural oversize (mis. Junya Watanabe), dan syal berleher tinggi berlapis padding, semuanya menegaskan tampilan protektif dan percaya diri. Tren ini mencerminkan baik minimalisme estetika maupun kenyamanan psikologis setelah penggunaan masker di masa pandemi, menunjukkan musim dingin ini orang akan semakin sering mengenakan kerah yang dinaikkan sebagai bentuk pertahanan dan sikap tenang yang kecil namun terlihat.
Suka informasinya?

LoadingIcon