logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Deterjen cuci yang sudah lama dapat merusak pakaian dan mesin — ketahui kapan harus membuangnya
Creatrip Team
3 months ago
news feed thumbnail
Bertentangan dengan anggapan bahwa deterjen tidak kadaluwarsa, deterjen kehilangan efektivitas dan dapat merusak mesin cuci seiring waktu. Produsen dan ahli mengatakan deterjen yang belum dibuka umumnya direkomendasikan untuk 1–2 tahun sejak produksi, tetapi setelah dibuka mereka memburuk lebih cepat. Saran pemakaian setelah dibuka: cair 6–12 bulan, kapsul (pod) hingga 15 bulan, dan bubuk hingga 18 bulan jika disimpan kering. Peruraian bahan kimia dapat menyebabkan pemisahan, menggumpal, bau tak sedap, dan berkurangnya daya bersih. Menggunakan deterjen yang menurun kualitasnya dapat meninggalkan residu yang mendukung pertumbuhan jamur dan bakteri, menyumbat pipa, menimbulkan bau tidak sedap pada pakaian, dan bahkan merusak mesin cuci. Tanda peringatan termasuk lapisan cair terpisah atau gumpalan, bubuk lembap atau mengeras, kehilangan aroma atau bau aneh, pembersihan yang lebih lemah, dan meningkatnya noda di drum. Untuk memperpanjang kinerja, simpan deterjen jauh dari sinar matahari langsung pada suhu ruangan yang sejuk (10–25°C), letakkan di rak kering (bukan kamar mandi yang lembap), tutup wadah rapat-rapat setelah dibuka, jangan pernah menambahkan air langsung ke tutup, dan hindari menggunakan deterjen cair lebih dari satu tahun setelah dibuka. Di Korea ada adopsi yang meningkat terhadap panduan kedaluwarsa berlabel di antara merek ramah lingkungan, tetapi pelabelan belum wajib, jadi konsumen sebaiknya mencatat tanggal pembelian/pembukaan dan mengganti produk sesuai jadwal untuk melindungi hasil cucian, kesehatan perangkat, dan kebersihan rumah tangga.
Suka informasinya?

LoadingIcon