logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Hari Musim Dingin yang Sunyi di Sacheon: Dari Museum Dirgantara hingga Matahari Terbenam di Pinggir Laut
Creatrip Team
3 months ago
news feed thumbnail
Perjalanan singkat pada hari Desember ke Sacheon, dekat Jinju, memperlihatkan sebuah kota tenang di mana laut, hutan, sejarah, dan kehidupan sehari-hari berpadu. Perjalanan dimulai di Museum Dirgantara Sacheon dengan pajangan pesawat di luar ruangan dan pameran antariksa, yang menjelaskan identitas kota sebagai ‘kota penerbangan’. Di dekatnya, Taman Suyang (dibangun di atas bekas benteng Sacheon-eupseong) menawarkan pemandangan desa yang damai dan sebuah pohon zelcova berusia 600 tahun. Untuk makan siang, makanan kenyamanan lokal seperti gukbap babi menghangatkan pengunjung. Jejak pinus beraroma mengarah ke Kuil Dasolsa — sebuah tempat suci kecil di hutan yang terang dengan kaitan sastra dan pergerakan kemerdekaan. Menyebrangi Jembatan Sacheon membawa Anda ke Benteng Seonjinri, yang kekosongan musim dinginnya menonjolkan struktur perang dan jejak sejarah pertempuran angkatan laut Sacheon. Mengemudi di sepanjang jalan pesisir Silan dan “Jalan Pelangi” melewati tambak lumpur dan pulau-pulau kecil memamerkan pemandangan laut luas dengan punggungan Gunung Geumo dan pulau-pulau kecil. Daebangjin Gulhang (pelabuhan tiram berbentuk tapal kuda) telah menjadi tempat pengamatan yang tenang. Saat matahari terbenam, pemandangan dari Taman Jembatan Samcheonpo dan jalan pesisir — menampilkan kereta gantung dan spot foto kapal-kura-kura (geobukseon) — menciptakan penutup yang berkesan. Secara keseluruhan, Sacheon menggabungkan pemandangan menonjol dengan keindahan yang tenang, menawarkan perjalanan yang menenangkan dan berirama lambat di awal musim dingin.
Suka informasinya?

LoadingIcon