Musim Jeruk: Perbedaan Halla-bong, Cheonhyehyang, dan Lainnya
Creatrip Team
3 months ago
Akhir musim gugur hingga musim semi menghadirkan berbagai jenis jeruk Korea (gyul), dari jeruk mandarin yang ditanam di lahan terbuka hingga banyak jenis hibrida sitrus. ‘Noji gyul’ merujuk pada mandarin yang ditanam di lapangan; penggunaan penutup yang disebut ‘Tyvek’ di bawah pohon meningkatkan kandungan gula lebih dari 3 Brix. Hibrida tipe Mannam (persilangan antara mandarin dan jeruk) matang lebih lambat. Hwanggeumhyang berwarna keemasan pada kulit dan daging, bulat dengan kulit tipis dan serat sedikit. Halla-bong (dinamai dari Gunung Halla) besar, sangat berair dan sangat manis. Red-hyang memiliki rona kemerahan, lebih dari 13 Brix dan keasaman rendah, menjadikannya hadiah yang populer. Cheonhyehyang (diberi nama “harum seribu ri”) besar, datar, berkulit tipis dan manis-asam. Kara-hyang, tanaman ceruk musim semi yang diperkenalkan pada 2013, sangat harum dan sangat manis (13–16 Brix) dengan kulit yang mudah dikupas. Semua buah sitrus ini kaya akan vitamin C, flavonoid dan beta-karoten, yang mendukung kekebalan, kesehatan kulit dan mengurangi peradangan; penderita diabetes harus memantau asupan gula.