logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Pantai Barat 'Multe Knowledge' (물때지식) Diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional
Creatrip Team
3 months ago
news feed thumbnail
Administrasi Warisan Budaya Korea Selatan mengusulkan penetapan pengetahuan tradisional tentang siklus pasang surut, yang dikenal sebagai 'pengetahuan multe' (물때지식), sebagai warisan budaya takbenda nasional baru. Sistem pengetahuan ini—dibangun dari pengamatan jangka panjang tentang pasang surut dan hubungan astronomis antara Bumi dan Bulan—telah membimbing kegiatan memancing, budidaya garam, pemanfaatan dataran lumpur (노두), dan kehidupan pesisir sehari-hari di sepanjang Laut Kuning (Pantai Barat) dan pesisir selatan. Catatan sejarah yang berasal dari periode Goryeo dan Joseon mendokumentasikan nama-nama pasang dan siklus pasang 15 hari; sarjana seperti Sin Kyung-jun mencatat peta pasang regional dan membandingkan waktu di Korea dan Tiongkok tetangga. Administrasi mencatat nilai pengetahuan ini bagi budaya maritim, folklor, linguistik, dan studi ilmiah, serta penggunaannya yang berlanjut hingga kini melalui kalender pasang dan aplikasi smartphone. Karena pengetahuan ini banyak dibagikan di antara komunitas pesisir, penetapan ini diusulkan sebagai benda warisan berbasis komunitas (tanpa pemegang tunggal). Komentar publik selama 30 hari dan survei penamaan akan precede kajian akhir oleh Komite Warisan Takbenda.
Suka informasinya?

LoadingIcon