logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
[Fitur] 11 Tahun Tradisi Mengenakan Teknologi: UNESCO Grand Festival Memperluas
Creatrip Team
3 months ago
news feed thumbnail
Festival Besar UNESCO di Jeongseon, yang kini memasuki tahun ke-11, telah berkembang dari pameran properti budaya takbenda Korea yang terdaftar di UNESCO menjadi platform budaya regional yang memadukan komunitas, tradisi, dan eksperimen kontemporer. Sejak debutnya pada 2015, festival ini telah berevolusi—menggabungkan narasi pansori dengan elemen modern, mencampurkan pertunjukan tradisional dengan hip-hop dan b-boying, serta menampilkan upacara seperti Jongmyo Jeryeak—untuk memperdalam jangkauan estetika dan budaya warisan takbenda Korea. Kemitraan lokal yang kuat, terutama dengan Kangwon Land, membantu menstabilkan festival dan memperkuat identitas Jeongseon sebagai rumah Arirang (lagu rakyat tradisional Korea). Program 2025 menekankan pemulihan bentuk historis dan tradisi yang berakar di komunitas; edisi 2026, berjudul “Tradisi yang Diperluas, Warisan yang Hidup,” akan lebih mengintegrasikan teknologi dan partisipasi penonton. Fitur yang direncanakan meliputi panduan berbasis QR-code, video penjelasan singkat dan audio di pintu masuk, pemulihan suara dan pertunjukan melalui ponsel pintar, serta arsip kecil di lokasi di mana pengunjung dapat melihat, mendengar, dan menyentuh rekaman dan foto. Direktur artistik festival mengatakan teknologi akan membantu tradisi yang hidup itu “dirasakan bersama” alih-alih sekadar ditampilkan.
Suka informasinya?

LoadingIcon