Now In Korea
Segar, Daging Mentah Hanwoo: Tradisi Hidup Jeolla SelatanCreatrip Team
3 months ago
Jellal Selatan (Gangjin, Haenam, Yeongam) adalah wilayah Hanwoo (sapi lokal Korea) utama, memelihara lebih dari 150.000 sapi. Tradisi lokal yang kuat adalah memakan daging sapi mentah yang baru disembelih—disebut saenggogi—disajikan pada hari yang sama tanpa pematangan atau bumbu berat. Berbeda dengan yukhoe (daging sapi mentah yang dibumbui), saenggogi dipotong lebih tebal, tampak merah tua mengkilap, dan memiliki tekstur lengket yang menempel pada piring; rantai pasoknya melewati langkah pematangan dan penggolongan yang biasa dan langsung dari penyembelihan ke pasar. Karena produsen sering meminta penyembelihan khusus sesuai pesanan (iyong dojok), saenggogi dijual dengan harga lebih tinggi—sering kali dua kali lipat dibanding potongan sebanding yang dijual untuk yukhoe. Marbling tinggi (diutamakan untuk potongan panggang) kurang penting untuk saenggogi; cita rasa dan tekstur dari sapi dewasa (termasuk betina yang belum melahirkan) lebih dihargai. Potongan saenggogi populer berasal dari area kaki belakang dan depan (disebut “back-pak” dan “front-pak”), dan toko lokal serta rumah pemotongan hewan bekerja pada akhir pekan untuk memenuhi permintaan. Saenggogi Jellal Selatan dikirim ke seluruh Korea, dengan restoran spesialis bahkan di Seoul. Tempat lokal yang direkomendasikan: Maeryeok Hanwoo Gift Hall di Yeongam, Restoran Seongnae di Haenam (terkenal untuk saenggogi dan shabu-shabu), dan Daebak Hwangchil Korea di Gangjin.
Suka informasinya?