logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Rumput Perak Senja dan Pemandangan Berbentuk Kupu-kupu di Tempat Bertemunya Sungai Yeongsan dan Hwangryong di Gwangju
Creatrip Team
4 months ago
news feed thumbnail
Sebuah tembok pandang tepi sungai baru, Seochang Sensory Observatory, dibuka di Seo‑gu, Gwangju di bekas pelabuhan Seochang. Dirancang berbentuk pita Möbius (뫼비우스 띠) yang menyerupai seekor kupu‑kupu bila dilihat dari bawah, jembatan pejalan kaki dan dek sepanjang 166 m ini menawarkan pemandangan panorama pertemuan berbentuk Y antara Sungai Yeongsan (영산강) dan Sungai Hwangryong (황룡강). Pada akhir musim gugur tepi sungai dan dataran di sekitarnya dipenuhi rumput eulalia perak (억새) dan bunga kosmos, menciptakan matahari terbenam yang spektakuler; pencahayaan LED menerangi dek pada malam hari. “Nanum Nuri Garden” yang berdekatan mengubah bekas tempat pembuangan sampah menjadi ruang budaya yang menghormati dermawan setempat Park Ho‑ryeon dan mencakup plaza bertema serta jalur tepi sungai berbentuk S. Atraksi di dekatnya meliputi pohon ginkgo yang diperkirakan berusia 800 tahun di Chilsuk‑dong, paviliun bersejarah Buyongjeong, tradisi desa Gosssaum (고싸움놀이, pertunjukan rakyat adu banteng tradisional) yang dilestarikan, dan lahan basah Jangnok yang kaya secara ekologis (lahan basah terlindungi nasional) yang menjadi habitat 829 spesies satwa termasuk berang‑berang yang terancam punah. Ladang eulalia dataran tinggi Mudeungsan—terutama Jangbuljae dan punggungan Baekma—terkenal dengan lautan rumput perak dan jalur di sepanjang garis langit. Catatan praktis: Seochang Observatory dan ginkgo kuno bisa dikunjungi gratis (parkir di jalan); masakan lokal menonjolkan hidangan Namdo seperti teokgalbi (떡갈비) dan hanjeongsik (한정식).
Suka informasinya?

LoadingIcon