'Mengapa Gyeongju Mencuri Perhatian': Rahasia Multimedia di Balik 'Kecantikan Korea' pada APEC 2025
Creatrip Team
4 months ago
I Do-hoon, direktur kebudayaan untuk APEC 2025 dan sutradara acara besar berpengalaman, memimpin pertunjukan multimedia 20 menit di Danau Bomun, Gyeongju yang menelusuri masa lalu, masa kini, dan masa depan Korea. Menggunakan layar bundar 15 m sebagai 'lingkaran besar' simbolis yang berakar pada filosofi Won-yung‑hoe‑tong (원융회통), pertunjukan itu mengubah kepompong emas menjadi 'kupu-kupu emas' yang merepresentasikan budaya emas Silla, lalu menjadi 'kupu-kupu saekdong' yang menggabungkan O‑han (오한: hanji, hanbok, hansik, hangul, hanok) dan K‑culture, dan akhirnya menjadi 'kupu-kupu AI' yang melambangkan koneksi global di bawah lambang APEC. Saya menekankan narasi dan strategi merek nasional dibandingkan teknologi mencolok—teknologi harus melayani cerita, bukan menutupinya—dan menerapkan rumus IVV-nya (I'dentity → V alue → V ision) untuk menjadikan identitas budaya Korea sebagai visi global bersama. Sang sutradara mengatakan Gyeongju adalah “inti Korea,” memuji peran tradisi sebagai akar K‑pop, K‑food dan K‑beauty, dan mencatat reaksi emosional penonton—termasuk air mata—yang menunjukkan dampak kebanggaan nasional dari acara itu.