Even If Packaging Looks Fine, Discard Instant Rice If It Smells Odd, Warn Experts
Creatrip Team
4 months ago
Permintaan akan nasi instan (siap saji) meningkat seiring bertambahnya rumah tangga orang tunggal di Korea, namun para ahli memperingatkan risiko penyimpanan meskipun masa simpan panjang. Masa simpan konsumen biasanya sekitar sembilan bulan berkat kemasan aseptik (steril) dan sterilisasi suhu tinggi-tekanan tinggi, yang memungkinkan penyimpanan pada suhu ruang. Namun, penyimpanan yang tidak tepat—terutama di tempat panas seperti balkon yang dapat mencapai sekitar 40°C—dapat menyebabkan pembengkakan kemasan, kerusakan bagian dalam kemasan, dan pembusukan. Pihak berwenang menyarankan untuk membuang produk segera jika kemasan menggembung, tepi kemasan lembap atau lengket, atau ada bau terbakar atau asam setelah dimasak di microwave. Nasi instan yang sudah rusak tidak bisa dibuat aman dengan cara dipanaskan ulang. Mulai 2024, Korea memperluas pelabelan “tanggal konsumsi” (tanggal terakhir makanan aman dimakan) untuk mengurangi pemborosan yang tidak perlu, tetapi para ahli tetap menyarankan untuk tidak mengonsumsi makanan setelah tanggal tersebut karena kualitas dan risiko penyakit bawaan makanan meningkat.