logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Gochang di Musim Gugur: Pemandangan Abadi dan Pesona Tenang
Creatrip Team
4 months ago
news feed thumbnail
Musim gugur di Gochang mengubah kabupaten ini menjadi sebuah lukisan hidup, dari daun maple merah menyala di Kuil Seonunsa hingga benteng tenang Gochang-eupseong, penginapan era Jepang yang penuh nostalgia Joyanggwan (조양관), dan matahari terbenam yang memukau di Pantai Dongho. Seonunsa, sebuah kuil berusia seribu tahun di Dosolsan, menjadi ‘karpet merah’ dari daun maple yang gugur sepanjang jalan melalui gerbang dan aula; pendakian singkat mengarah ke Dosolam dan sebuah Buddha batu besar yang diukir. Gochang-eupseong, yang terpelihara baik sejak awal periode Joseon, menawarkan jalan-jalan santai di sepanjang 1,7 km tembok, bangunan pemerintahan yang dipulihkan di dalamnya, dan sebuah hutan bambu dramatis (maengjongjukrim) yang berdesir seperti ombak; situs ini menjadi tempat ritual tradisional “dapseongnori” (답성놀이) yaitu mengelilingi benteng. Di dekatnya Joyanggwan, sebuah penginapan bergaya Jepang dari tahun 1930-an yang terbuat dari kayu dan diubah menjadi kafe budaya, mempertahankan kamar aslinya dan menyajikan hidangan khas daerah seperti latte bokbunja. Akhiri di Pantai Dongho untuk garis pantai yang tenang dan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler, lalu berjalan-jalan di jalur hutan pinus dan menikmati pemandangan bintang. Waktu yang disarankan: pagi untuk Seonunsa, sore untuk benteng, sore hari yang santai di hari kerja untuk Joyanggwan, dan tiba satu jam sebelum matahari terbenam di Dongho untuk menikmati “jam emas.”
Suka informasinya?

LoadingIcon