logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
“Rasa Hormat, Bukan Asimilasi”: Pendidikan Persatuan untuk Pembelot Korea Utara dan Koryo-saram
Creatrip Team
4 months ago
news feed thumbnail
Ra Jong-ok, direktur Institut Budaya Penyatuan, memenangkan Penghargaan Minse ke-16 untuk integrasi sosial atas karyanya mengajarkan penyatuan kepada pembelot Korea Utara, Koryo-saram (orang Korea etnis di Asia Tengah), dan komunitas multikultural. Sejak mendirikan institut pada 1998, Ra telah menyediakan pendidikan, dukungan medis, dan program komunitas — termasuk “Akademi Penyatuan dan Berbagi” yang didirikan bersama sebuah surat kabar besar pada 2014 — untuk membantu pengungsi dan migran menetap dan menjadi mandiri. Ia menekankan bahwa integrasi sejati membutuhkan penghormatan terhadap budaya yang berbeda daripada asimilasi paksa, mengutip model dewan antaretnis Kazakhstan dan mendesak Korea untuk mengembangkan talenta multikultural. Komite penghargaan memuji upaya jangka panjangnya, termasuk peringatan bagi aktivis kemerdekaan Koryo-saram dan proyek integrasi sosial yang sedang berjalan.
Suka informasinya?

LoadingIcon