logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
A Recommended Route to the End: Circling Gangjin Bay Ecological Park
Creatrip Team
4 months ago
news feed thumbnail
Pada hari cerah akhir Oktober, penulis menjelajahi Taman Ekologi Teluk Gangjin (강진만생태공원) di Jeollanam-do, tempat hamparan rerumputan (갈대) dan dataran lumpur menjadi rumah bagi kehidupan liar yang kaya. Dari observatorium Nampo terbentang muara tempat Sungai Tamjin dan Gangjincheon bertemu, dengan papan penyeberangan berwarna kuning, tumbuhan tahan garam berwarna merah, dan kepala-rumput-bambu berwarna perak yang bergoyang tertiup angin. Taman ini melindungi berbagai spesies termasuk ikan lompat lumpur (짱뚱어), angsa whooper (큰고니) yang terancam, kepiting lumpur berkuku merah (붉은발망둑게), dan berang-berang. Papan penyeberangan bercabang menuju kedua sungai; memilih rute Gangjincheon membawa ke pemandangan indah rumpun alang-alang dan eulssae (억새)—catatan: alang-alang tumbuh di tepi air dan memiliki batang berongga, sedangkan eulssae lebih menyukai bukit yang lebih kering dan menunjukkan urat putih di tengahnya. Mendengarkan dengan saksama, suara-suara kecil dari dataran lumpur dan pemandangan seekor kucing liar kecil (삵괭이) yang berlari menghidupkan ekosistem itu. Dorongan dari seorang pria lokal untuk berjalan sampai ujung memberi hadiah kepada pengunjung sebuah ladang eulssae terakhir yang bergoyang. Penulis juga menemui teknik memancing tradisional “hulchigi” (훌치기 낚시)—metode mahir yang menggunakan beberapa kail untuk menyodok ikan seperti ikan lompat lumpur pada dataran lumpur yang terbuka—yang memperlihatkan hidup berdampingan yang tenang antara manusia dan alam. Rute berlanjut di sepanjang jalan setapak tepi sungai yang dipenuhi pohon kesemek dan menawarkan pemandangan luas Pulau Gaudo dan Teluk Gangjin; taman ini adalah tempat berlindung bagi burung migran dan contoh hidup ekologi lahan basah yang seimbang.
Suka informasinya?

LoadingIcon