logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Channel A’s ‘Mask Chef’ Menyoroti Farro, Membangkitkan Minat pada Gandum Kuno
Creatrip Team
4 months ago
news feed thumbnail
Acara variety baru Channel A ‘Mask Chef’ tayang perdana pada 31 Oktober dan menarik perhatian tidak hanya karena jajaran juri selebritinya dan koki-kokinya tetapi juga karena bahan yang ditonjolkan: farro. Seorang kontestan yang dijuluki “Hwang Taeja” menyajikan nasi farro dan jjigae kepiting dengan doenjang buatan sendiri yang mendapat pujian dari juri termasuk Seo Jang-hoon, Jung Ji-sun, Kim Do-yun, dan Kang Leo. Para juri mencatat rasa kacang yang menyenangkan dan tekstur kenyal farro, serta menyoroti manfaatnya untuk pengendalian berat badan dan manajemen gula darah. Farro adalah biji-bijian kuno yang dibudidayakan selama sekitar 10.000 tahun, sebagian besar tidak berubah oleh rekayasa genetika atau pemuliaan modern. Bahan ini memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan karbohidrat lebih rendah dibandingkan banyak biji-bijian modern—dilaporkan sekitar sepertiga dampak gula darah dari kamut—dan tinggi pati resisten, yang memperlambat pencernaan, membantu mempertahankan rasa kenyang, dan dapat mengurangi makan berlebih. Istilah “farro” secara kolektif merujuk pada tiga gandum kuno: emmer, spelt, dan einkorn; emmer sering dipuji karena kemurniannya, sementara spelt telah mengalami lebih banyak pemuliaan modern. Tuscany di Italia terkenal dengan farro berkualitas tinggi karena iklim yang sesuai dan upaya pelestarian benih, sehingga asal dan varietas penting saat memilih produk. Liputan acara ini membantu memposisikan farro bukan sebagai tren sesaat tetapi sebagai pilihan yang layak untuk makan yang lebih sehat.
Suka informasinya?

LoadingIcon